PT Finansial Wiramitra Danadyaksa hari ini, Selasa (4/2/2014),
mengumumkan beroperasinya perusahaan asuransi berbasis teknologi dengan
nama FWD Life Indonesia.
FWD Life mengklaim sebagai asuransi jiwa
pertama yang sepenuhnya berbasis elektronik di Indonesia ini,
menargetkan dalam lima tahun ke depan masuk dalam peringkat 10 besar
perusahaan asuransi jiwa di negeri ini.
"Kami optimistis bisa
masuk dalam peringkat 10 besar perusahaan asuransi jiwa di Indonesia
dalam waktu 5 tahun," kata Lee San Yuen, Chief Operating Officer FWD
Life Indonesia, di Jakarta, Selasa (4/2/14) saat peluncuran
beroperasinya usaha tersebut.
Menurut dia, keyakinan pihaknya
dalam menggapai target tersebut, karena FWD Life didukung oleh tim
manajemen dengan pengetahuan pasar yang kuat, serta pengembangan solusi
inovatif untuk kepuasan pelanggan.
Adi Chandra, Chief Marketing
Officer FWD Life, menambahkan perusahaannya akan fokus dalam
memaksimalkan pemanfaatan platform berbasis elektronik, yang akan
mendukung kebutuhan konsumen yang senantiasa berubah. Juga sekaligus
memberikan pengalaman baru bagi konsumen dalam berasuransi.
"Kurangnya
pemahaman mengenai peran dan manfaat asuransi, serta proses membeli
polis yang seringkali menyulitkan, merupakan kendala bagi masyarakat
dalam membeli asuransi," ungkap Adi.
Untuk mengatasi masalah
tersebut, lanjutnya, FWD Life hadir dengan sistem elektronik yang akan
menghilangkan kerumitan dalam proses pembelian.
Mengenai jumlah
nasabah yang akan dicecar, baik Lee maupun Adi, sulit untuk menyebutkan
angkanya. Mereka mengatakan berapa besar target nasabah FWD Life, cukup
signifikan.
"Berapa besar angkanya, kami tak bisa sebutkan," lanjut Adi.
Namun,
tambahnya, untuk menggaet nasabah sebanyak-banyaknya, saat ini
perusahaan itu sudah memiliki sebanyak 300 orang agen dan ditargetkan
pada tahun pertama beroperasi, FWD Life punya 1.200 orang agen.
"Semua
agen akan dilengkapi dengan perlengkapan elektronik dan digital,
sehingga dalam bertemu nasabah bisa langsung bertransaksi dalam waktu
cepat, singkat, dan efisien, serta tidak memerlukan kertas yang banyak,"
ungkapnya.
Adi menambahkan perusahaannya sudah menjalin aliansi
strategis dengan FWD Group, badan asuransi dari Pacific Century Group
yang berbasis di Asia.
FWD Group, katanya, memberikan dukungan
teknis, operasional, dan strategi, serta mendukung pengembangan bisnis
asuransi jiwa jangka panjang FWD Life Indonesia. (Kabar24.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar